PENGAWASAN DAN PEMERIKSAAN HEWAN KURBAN
Demi  terlaksananya salah satu misi Kantor Peternakan Kota Denpasar yakni yakni 'mewujudkan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet)' maka Kantor Peternakan melalui Tim Pengawasan dan pemeriksaan Ante Mortem dan Post Mortem Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1428 H Tahun 2007, hari ini Kamis tanggal 20 Desember 2007 , melalukan pengawasan dan pemeriksaan pada 39 lokasi atau tempat pemotongan Hewan Kurban yang tersebar di Kota Denpasar.Tim terdiri dari Petugas Kantor Peternakan Kota Denpasar yang dibantu Dosen dan mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan - Unud.Tujuan Pemeriksaan : adalah menjamin beredarnya daging yang aman, sehat,utuh dan halal (ASUH).@ Jenis Pemeriksaan :   - Ante Mortem yang dilakukan sehari sebelum ternak      dipotong dengan maksud mendapatkan informasi      berdasarkan gejalah klinis yang diperlihatkan ternak      untuk memastikan layak tidaknya ternak disembelih.      Pemeriksaan ante mortem diarahkan pada lubang      kumlah.  - Post Mortem yang dilakukan setelah hewan di potong    yakni pada bagian kepala, Organ dalam ( hati,paru-    paru,  limpah) , Organ perut ( rumen atau perut besar dan    reticulum atau perut kecil) apakah memperlihatakan    kelainan atau tidak@ Hewan yang dikurbankan berasal dari beberapa    daerah di Pulau Bali         seperti Denpasar,    Tabanan,Singaraja,Baturiti, Pupuan@ Dari Hasil pemeriksaan pada salah satu tempat    pemotongan hewan kurban yakni  diLokasi Mesjid Agung    Surirman yang beralamat di Jl.Slamet Riyadi Kompleks    AD  Sudirman :menurut Kepala   seksi RPH-Kesmavet
Kantor Peternakan Kota Denpasar Drh.Made Ngurah
Sugiri, pada saat pemeriksaan ante    mortem ternakÂ
dalam kondisi sehat dan layak dipotong. @ Dari hasil pengawasaan dan pemeriksaan ke lokasi   pemotongan, tercatat jumlah hewan kurban kurang lebih
kambing 520 ekor dan  sapi 54 ekor. (nony)