Menu

PENINGKATAN KUALITAS LIMBAH PERTANIAN UNTUK PAKAN TERNAK DENGAN FERMENTASI MENGGUNAKAN BIO CAS

  • Rabu, 01 Oktober 2014
  • 5224x Dilihat
PENINGKATAN KUALITAS LIMBAH PERTANIAN UNTUK PAKAN TERNAK DENGAN FERMENTASI MENGGUNAKAN BIO CAS

Pendahuluan

Berlimpahnya limbah berserat yang dihasilkan tanaman pangan (jerami padi, jagung, dan kacang-kacangan) saat panen terkadang tidak terpikirkan untuk bisa dimanfaatkan oleh petani ternak sebagai alternatif untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak yang murah. Namun limbah tersebut supaya lebih berkualitas, disukai ternak dan dapat tahan lama, maka perlu suatu teknologi untuk mengolahnya. Salah satu teknologi yang relatif murah, gampang dilaksanakan melalui fermentasi.

Tujuan dan Manfaat

·         Penyediaan pakan ternak yang berkualitas pada saat musim kering (kemarau)

·         Memanfaatkan kelebihan pakan ternak pada saat musim hujan atau musim panen

·         Memperoleh pakan ternak yang berkualitas

·         Meningkatkan populasi sapi

Bahan dan Alat

Bahan yang digunakan Jerami padi atau jagung / kacang-kacangan dengan kadar air 60%, urea, Molasis (tetes gula tebu) atau gula merah dan Probiotik Biochas.

Alat-alat yang digunakan :

·         Terpal

·         Ember kecil

·         Ember besar

·         Gayung

·         Alat pengaduk

·         Sprayer (alat semprot)

Cara membuat larutan :

Pembuatan larutan tergantung pada banyaknya bahan (jerami) yang akan diolah. Misalnya dengan bahan sebanyak 200 kg dibutuhkan :

Air          : 10 ltr

Molasis / Gula merah : 1 kg (10% berat air)

Gula pasir

Urea (0,5 berat air) : 50 gr (kurang lebih 5 sendok makan)

Biochas (1% berat air) : 100cc (kurang lebih 20 sendok makan)

Bahan molasis/gula merah diiris halus, urea dan biochas larutkan ke dalam ember kecil yang berisi air 2 lt diaduk merata lalu masukan ke dalam ember besar berisi air 8 lt, kembali dilakukan pengadukan secara merata dan biarkan selama 60 menit.

 

Cara Kerja / Cara Pengolahan :

I.                    Fermentasi Jerami ( 1 – 2 Minggu)

1.       Jerami yang sudah disiapkan dengan air 60% ditumpuk dengan ketebalan 5-10 cm

2.       Siram/semprot merata dengan larutan yang telah disiapkan diatas tumpukan jerami yang telah diratakan tadi. Ratakan kembali jerami               yang ada dengan ketebalan yang sama diatas tumpukan jerami pertama kemudian semprotkan larutan tadi seperti pada tahapan                       pertama. Lakukan hal tersebut secara berulang-ulang dan berlapis-lapis sampai jerami habis.

3.       Kalau jerami yang digunakan kelihatan kering dapat disirami dengan air sehingga kadar air dalam jerami 60%

4.       Tutup tumpukan jerami selama 1-2 minggu agar terjadi fermentasi

5.       Setelah 1-2 minggu difermentasi jerami dibongkar lalu dijemur sampai kering (lebih kurang 4 jam) pada terik sinar matahari .

6.       Ikat jerami yang sudah kering lalu simpan ditempat yang kering

7.       Jerami siap diberikan pada ternak sapi, kerbau, dan kambing

 

II.                  Fermentasi Jerami (1- 2 menit)

1.       Jerami yang akan diolah digulung (dipelintir) dengan genggaman tangan lalu dicelupkan ke dalam larutan selama 1-2 menit sehingga               seluruh bahan terbasahi oleh larutan

2.       Jerami diangin-anginkan 2-3 jam selanjutnya bisa diberikan ternak.

Cara Memberikan :

1.       Jauhkan rumput segar yang biasa diberikan

2.       Puasakan sampai ternak betul-betul lapar

3.       Berikan jerami sedikit demi sedikit tanpa hijauan segar sampai ternak terbiasa makan jerami

4.       Untuk menambah nafsu makan perlu ditambahkan probiotik biochas.