Masyarakat Bali umumnya mengenal ikan ini dengan nama Ikan/Be Gembrong atau Be Maskoki, yang sekarang lebih dikenal dengan Ikan Maskoki Bali karena berasal dari Pulau Bali. Sebutan lainnya adalah be barong, karena gerakannya seperti penari barong.
Dalam sejarah perkembangan budidaya Ikan Maskoki Bali di Bali, menurut narasumber lisan I Wayan Sudania yang sudah membudidayakan Ikan Maskoki Bali sejak tahun 1953, bermula dari Puri Payangan Kabupaten Gianyar. Hal ini ditegaskan oleh beliau pernah mengunjungi Puri Payangan tahun 1948 untuk melihat Ikan Maskoki Bali.
Ikan Maskoki Bali kemudian dibawa dan dibudidayakan di Kota Denpasar, tepatnya di Puri Belaluan. Beliau juga merupakan salah satu saksi sejarah perkembangan Ikan Maskoki Bali, dimana ikan tersebut pernah dipamerkan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 1950 di Kota Denpasar.
Budidaya Ikan Maskoki Bali semakin berkembang dari tahun ke tahun, hingga saat ini perkembangannya masih tetap dijaga dan dilestarikan.
Ikan Maskoki Bali memiliki ciri khas yang sangat unik, yang membedakannya dari Ikan Maskoki lainnya. Adapun beberapa karakteristiknya yang menonjol, antara lain:
1. Bentuk badan: berbentuk bulat telur.
2. Bentuk kepala: secara umum rata (top view)
3. Bentuk mata: mengarah kedepan (teleskopik)
4. Bentuk mulut: mulut rata
5. Bentuk ekor: berdasarkan jumlah sepak (belahan), yakni dari 1-6 sepak yang dikatakan normal dan termasuk standar kontes adalah sepak 4.
6. Bentuk sirip: sirip ekor, lembut tidak kaku, secara keseluruhan sirip akan memanjang sesuai dengan umur.
7. Warna: solid atau tunggal (tembaga, putih, merah, orange, kuning, hitam, dll), dan kombinasi yang lebih dari satu warna.
Link instagram https://www.instagram.com/reel/CoykoanrDQu/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA==