Menu

BETERNAK DAN BEBAS FLU BURUNG

  • Rabu, 29 Agustus 2007
  • 2490x Dilihat
BETERNAK DAN BEBAS FLU BURUNG
CARA BETERNAK YANG BAIK AGAR BEBAS DARI PENYAKIT INFLUENZA •Lokasi sesuai Rencana Tata Ruang (RTR) •Kandang : - Letaknya terpisah dari rumah tinggal - Sirkulasi udara baik - Sinar matahari dapat masuk kandang - Lakukan desinfektan terhadap kandang dan perlatan kandang berpagar keliling Khususnya untuk unggas air (itik) buat kandang berpagar,kalau diperlukan kolam berada dalam pagar •Berikan Pakan yang megandung gizi yang dibutuhkan serta terjamin mutu dan keberhasilannya •Hindari memasukan ternak baru,bila terpaksa karantina dulu •Hindari mencampur kembali unggas yang sudah keluar dari areal kandang/peternakan (setelah dibawa kepasar) •Bibit yang dimasukan harus sehat,lincah,bulu mengkilat dan bebas penyakit •Lakukan Biosekuriti yang ketat untuk melindungi unggas terhadap kemungkinan terkontaminasi oleh virus Avian influenza dan penyakit lain. TINDAKAN BIOSEKURITI : Adalah semua tindakan yang merupakan pertahanan pertama untuk pengendalian wabah dan dilakukan untuk mencegah semua kemungkinan kontak/penularan dengan peternak tertular dan penyebaran penyakit •Untuk Peternak /Pekerja -Pekerja harus sehat bila memasuki kandang -Pekerja menggunakan pakaian pelindung (masker ,sarung tangan, tutup kepala,kaca mata dan sepatu boot) -Desinfektan diri sendiri sebelum dan sesuadah masuk kandang •Untuk ternak -Isolasi ternak /unggas yang tertular -Membatasi lalu lintas unggas , produk unggas , orang, pakan,litter dan kotoran -Mencegah kontak antara unggas dengan burung liar/unggas air,rodentia/tikus,lalat dan hewan lainnya -Kendaraan harus disemprot dengan desinfektan sebelum dan esudah masuk areal peternak •Untuk Penyayang Unggas (Burung berkicau, Burung perkutut,ayam pelung,ayam bekiser dll) -Unggas kesayangan juga berpotensi dapat tertular dan menyebabkan virus Avian Influenza , sehnnga untuk untuk memperkecil resiko terkena Avian Influenza maka perlu diperhatikan: -Meletakan sangkar/kandang jauh dari tempat tinggal -Bersihkan sangkar/kandang secara periodic setiap 2-3 hari -Hindari membeli unggas baru dari luar/jangan menambah kepemilikan. •HAL PENTING YANG PERLU DIPERHATIKAN BILA TERNAK UNGGAS TERKENA PENYAKIT AVIAN INFLUENZA (AI) -Ternak yang sakit segera dipisahkan (isolasi) -Segera melaporkan kejadian penyakit kepada Dinas yang menangani fungsi peternakan dan kesehatan hewan setempat. -Unggas yang mati ,peralatan dan limbah yang terkontaminasi segera dibakar dan dikubur dan sisakan i ekor untuk diperiksa petugas. -Dilarang memperdagangkan ungas yang sakit -Kandang yang tertular harus dikosongkan selama kurang lebih 1 bulan dan melakukan desinfektan sekrang- kurangnya 3 kali. •CARA PENGUBURAN : -Masukan bangkai serta bahan-bahan yang terkontaminasi kedalam kantong plastik -Lakukan penguburan dan pembakaran dengan membuat lubang yang jauh dari sumur yang aktif atau kolom (kedalam lubang ditebarkan kapur kemudian ditimbun) (nony)