SURVEY KETERSEDIAAN DAGING DAN TELUR
Sebagai Ibu Kota Pemerintahan Propinsi Bali, Kota Denpasar harus mampu menyediakan data dan informasi bagi kepentingan baik dunia pariwisata,pendidikan, industri,perdagangan dan ekonomi. Bali sendiri adalah barometer pariwisata untuk Indonesia dan menjadi salah satu pusat perhatian dunia, tentu saja membutuhkan data dan informasi yang mampu mendukung pengembangan Propinsi Bali secara umum dan Denpasar khusunya.
Kantor Peternakan Kota Denpasar, sebagai instansi teknis dalam mengawasi peredaran Bahan Asal Ternak dan Hasil Bahan Asal Ternak, Kebutuhan dan Ketersediaan Daging dang Telur di Kota Denpasar, diharapakan kesiapannya untuk memberikan pelayanan maksimal akan data dan informasi bagi masyarakat yang membutuhkan.
Melalui Kegiatan Pendataan Masalah Peternakan Tahun 2008 , yang dibebankan dari APBD II Kota Denpasar, Survey Ketersediaan dan Kebutuhan Daging dan Telur dilakukan di beberapa tempat yakni ; Hotel Bintang, Hotel Melati, Pasar Kota,Pasar Desa, Swalayan, Eksportir dan Importir, Rumah Makan yang menyediakan daging kambing dan RPH khusus untuk daging sapid dan babi.
Survey Kebutuhan dan Ketersediaan Daging dan Telur di Kota Denpasar yang dilakukan setiap Tahun diharakan dapat menjawab kebutuhan masyarakat pemerhati pentingnya data bagi pengembangan berbagi sektor, khususnya peternakan .
Kegiatan yang sudah berlangsung sejak Juni 2008 ini,diharapkan dapat memberikan Data dan informasi bagi dan ebagai salah satu acuan untuk merencanakan kegiatan pada tahun berikutnya.(Nny)Â