Menu

Pengembangan Kawasan One Village One Produk Telor Asin di Kota Denpasar

  • Jumat, 24 April 2015
  • 1013x Dilihat

Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan/Perikanan mengadakan pelatihan pengolahan telor asin dalam rangka pengembangan kawasan One Village One Produk Telor Asin di Kota Denpasar bekerjasama dengan Disnak Provinsi Bali. Kegiatan ini dilakukan di Balai Banjar Cengkilang, Desa Peguyangan Kangin pada hari Kamis (23/4). Pelatihan pengolahan telor asin ini menghadirkan narasumber yaitu Prof.Dr.Ir. I Made Sugitha, M.Sc, Guru Besar Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Udayana dan Drh Ni Wayan Leestyawati P, M.Si, Penyuluh Disnak Provinsi dengan materi pemilihan bahan baku telor asin dan strategi pemasaran telor asin di pasaran.

Kepala Bidang P2HP,  Drh. Astriwati menjelaskan “tujuan pelatihan ini salah satunya guna meningkatkan wawasan dan ketrampilan masyarakat dalam mengolah telor itik menjadi telor asin sebahai bahan makanan yang bercita rasa tinggi, bernilai gizi tinggi dan bisa disimpan dalam jangka yang cukup lama. Selain itu dengan pelatihan ini diharapkan bisa mengembangkan kawasan ini sebagai kawasan produk unggulan telor asin di Kota Denpasar,”paparnya.

Pelatihan ini di ikuti oleh 22 orang peserta dari Kelompok Wanita Tani Sumber Rejeki Br. Cengkilung Desa Peguyangan Kangin Kecamatan Denpasar Timur yang diketuai oleh Ni Wayan Murni. Para KWT di berikan materi tentang cara pemilihan telor itik yang baik digunakan untuk membuat telor asin yang kualitasnya bagus, aman untuk dikonsumsi. Dalam hal ini dipilih telor itik yang memiliki kadar kolesterol yang tinggi sehingga dalam mengkonsumsi telor asin harus harus diimbangi dengan makan sayuran. Telor asin yang kualitasnya bagus ditentukan oleh pemilihan bahan baku telor itik, diantaranya kulit telor itik harus bersih, rongga udara telor itik yang dipilih adalah yang rongganya kecil, dikarenakan jika rongga yang besar, udara yang ada pada telor dan zat lainnya sudah banyak yang keluar melalui pori-pori. Telor ini dipanen pada hari ke-12, semakin lama dipanen, telor asin akan semakin meningkat keasinannya.

Dalam kegiatan ini diharapkan dapat mengembangkan produk telor asin sebagai produk unggulan di Kota Denpasar, serta meningkatkan penghasilan Kelompok Wanita Tani dengan terus mengembangkan usaha telor asin. (Widya)