Tim Budidaya Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan Kota Denpasar melaksanakan kegiatan pembinaan teknis budidaya tentang kualitas air yang dipelihara untuk kolam baru hasil swadaya anggota Pokdakan Sumber Rejeki, Cengkilung, Peguyangan Kangin, Denpasar Utara. Kegiatan pembinaan ini dilaksanakan pada hari Jumat (5/8). Tim budidaya DPPK melakukan pengecekan terhadap kolam baru yang di buat menjadi kolam beton sebanyak 4 unit dengan luas masing-masing unit 3 x3.5 m untuk pembudidayaan lele.
Pokdakan Sumber Rejeki, Cengkilung, sebelumnya menghasilkan ikan lele sebanyak 150 kg/ siklus. Diharapkan setelah dibuat kolam baru ini hasil produksi dapat meningkat lebih banyak lagi. Sehingga dapat diketahui tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk membina pokdakan agar dapat meningkatkan produksi lele dengan produktivitas yang baik. Dengan menambah kolam baru diharapkan dapat tetap memperhatikan kualitas air yang digunakan untuk memelihara lele. Tim budidaya lebih menekankan pada kualitas air di kelompok ini dikarenakan pokdakan sumber rejeki menggunakan air yang berasal dari saluran irigasi.
Tim Budidaya memberikan pembinaan teknis agar pokdakan sumber rejeki dapat tetap mempertahankan kualitas air yang baik meskipun pada musim tertentu air irigasi yang dihasilkan sering keruh dan tidak baik untuk pemeliharaan ikan lele. Air yang berasal dari sungai atau irigasi diperbolehkan dialirkan langsung ke kolam budidaya asalkan tidak tercemar oleh limbah seperti oli, minyak, bahan kimia, logam berat, atau limbah lain yang membahayakan kehidupan lele. Persyaratan air yang berkualitas baik yaitu warnanya bening, tidak berbau, tidak tercemar, pH antara 5,5-7,5, kandungan zat besinya rendah, dan tidak mengandung merkuri. Dengan adanya pembinaan ini diharapkan para pembudidaya lele dapat lebih mengetahui kualitas air yang baik dan menjaga kualitas produktivitas dalam membudidayakan lele. (Widya)
09 Februari 2026
04 Februari 2026
17 Agustus 2025
21 Agustus 2025