Menu

Hujan Meriahkan Arena Kontes Sapi

  • Senin, 28 Februari 2011
  • 1576x Dilihat
Kontes Sapi 2011 di meriahkan dengan berbagai lomba yang sudah akrab dengan kegiatan peternakan seperti lomba matekab atau membajak sawah, tangkap belut dan dimasukan kedalam botol, tangkap itik , tangkap kucit, kucing sehat suara burung perkutut. Walaupun hujan terus menguyur lokasi kontes namun tidak menyurutkan semangat para peserta lomba yang diikuti oleh anak-anak sekolah maupun orang dewasa. Hujan yang terus menguyur lokasi lomba justru menambah seru permainan. Khusus bagi anak anak yang turut serta dalam permainan menangkap belut dan itik terlihat begitu bersemangat dan gembira diguyur hujan. Dasar-anak-anak yang memang doyan main hujan, ini kan hujan air begitu coleteh salah satu penonton. Yah ini hujan air bukan hujan batu. Takkalah seru lomba menangkap kucit yang diikuti oleh orang dewasa. Namanya orang dewasa pasti bisa melakukan dengan baik, namun tidak demikian dalam permainan ditengah hujan dengan lokasi terendam air. Orang dewasapun bisa jatuh . Orang dewasa juga manusia yang punya kelemahan, peserta saling bertabrakan dan jatuh karena berusaha untuk menggunguli peserta lain. Sungguh seru permainaan dimusim hujan. Acara lomba yang berlangsung ditengah hujan juga mendapat perhatian Walikota Denpasar bersama rombongan. yang datang ke lokasi Kontes sapi tempat berlangsungnya lomba. Di tengah keasyikan menonton gaya lucu anak-anak peserta lomba menankap belut , Bapak walikota sempat mengabadikan dengan mengambil beberapa gambar dengan menggunakan camera. Akhir acara kontes ditutup dengan penyerahan hadiah-hadiah oleh Kadisnak Kota Denpasar kepada para pemenang berdasarkan kategori-kategori yang diikuti. Terlihat para peserta sangat gembira menerima hadiah-hadiah yang terdiri dari sejumlah uang. Dengan adanya penyelenggaraan kontes sapi , dan berbagai lomba-lomba yang diangkat dari kebudayaan masyaraka Bali dapat menjadikan motivasi bagi para peternak untuk terus memajukan peternakan rakyat menuju peternakan yanbg berwawasan agribisnis dan budaya. (nony)