Menu

Fenomena Populasi Ikan Sapu-Sapu yang Masif di Tukad Taman Sari, Penatih: Alarm Bagi Ekosistem

  • Kamis, 30 April 2026
  • 38x Dilihat

Adanya keluhan warga Kelurahan Penatih terkait populasi ikan sapu-sapu yang berllebih di Tukad Taman Sari, Penatih. Warga menangkap ikan tersebut sebanyak kurang lebih sekitar 2 (dua) ton atau sekitar 7 (tujuh) karung. Ikan sapu-sapu merupakan spesies yang dapat merusak ekosistem sungai apabila berlebihan populasinya, sehingga menggeser ikan lokal seperti nila. Ikan sapu-sapu dikenal mampu hidup di air yang tercemar dan berkembang biak sangat cepat. Selain itu juga, ikan ini dapat merusak struktur tebing sungai yang dapat memicu erosi akibat ikan suka bersarang diarea tersebut.

Berdasarkan informasi tersebut, Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar  mengadakan rapat koordinasi dengan Kelurahan Penatih beserta warga pelapor. Rapat ini dipimpin dan dibuka oleh Kepala
Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar didampingi Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan Kecil, Penyuluh Perikanan dan staf di bidang nelayan.

Solusi yang diberikan berupa penebaran benih ikan Nila sehingga diharapkan dapat memakan benih ikan sapu-sapu, serta pengadaan jaring insang. Perlunya juga kajian atau penelitian dalam bentuk inovasi terkait pengurangan ikan sapu-sapu tanpa merusak ekosistem dan keberadaan ikan lokal. Diharapkan dengan Solusi tersebut dapat mengurangi populasi ikan sapu-sapu dan ekosistem sungai yang berkelanjutan di Tukad Taman Sari, Penatih.

Semua jenis layanan di DPKP Kota Denpasar tidak dikenakan biaya, untuk menjaga integritas seluruh jajaran DPKP tidak menerima pemberian sesuatu dalam bentuk apapun. Jika ada yang meminta sesuatu mengatasnamakan DPKP itu dipastikan penipuan dan dapat dilaporkan mekanisme penyampaian pengaduan pada dpkpdenpasar@gmail.com / +62361251225 dengan disertai bukti otentik.