DPKP Denpasar mendapat laporan adanya kasus penyakit ikan di kelompok Penatih Lestari yang memiliki gejala klinis: bercak putih pada kulit,perut kembung, serta beberapa ikan yang sakit berwarna kuning. Penanganan dari kelompok sudah mengganti air kolam, member AB dan Vitamin serta obat herbal seperti daun pepaya dan bawang putih. Umur ikan 2 minggu menjelang panen, populasi yang sakit sebanyak 3.000 ekor, kematian rata2 : 50 ekor/ hari.
Kasus penyakit kuning pada ikan lele memang rentan di alami oleh pembudidaya ikan lele . Penyebab penyakit ini dikarenakan oleh nutrisi pakan yang buruk. Salah satunya yaitu pakan yang kadaluarsa atau pakan yang disimpan di tempat lembab. Sebagian pengalaman para pembudidaya mengatakan penyakit ini juga dapat terjadi imbas pemberian jeroan dan ikan rucah-rucah secara berlebihan dan terus menerus. Oleh karena itu pakan ikan lele perlu diselang seling agar terhindar dari penyakit kuning. Selain itu pemberian pakan dengan metode selang-seling menjaga nafsu makan ikan konsisten dan terkontrol sehingga ikan menjadi sehat dan bobotnya maksimal.
Tindak lanjut Tim Kesehatan Ikan DPKP langsung ke lokasi dan melakukan uji kualitas air (NO2, NH3, Ph, suhu yang hasilnya baik), serta memberi obat AB Broad Spectrum , dan vitamin. Tim DPKP memberikan juga memberikan pembinaan agar para petani lele dapat menjaga pemberian pakan agar tidak berlebihan dan juga kebersihan air kolam. Diharapkan penanganan ini berbuah hasil yang baik , dan petani lele dapat panen sesuai dengan target yang diharapkan. (Widya)
09 Februari 2026
17 Agustus 2025
21 Agustus 2025
03 September 2025
04 Februari 2026