Menu

Keseruan Anak Sekolah Ikuti Lomba Susur Mangrove yang diadakan oleh DPKP dalam rangka HUT Kota Denpasar Ke 231

  • Rabu, 20 Februari 2019
  • 456x Dilihat

Kegiatan lomba Susur Mangrove yang diadakan oleh Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar pada tahun 2019 ini merupakan rangkaian acara menyambut HUT Kota Denpasar ke 231 yang bertemakan Denpasar Bestari. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wali Kota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, di Kawasan Estuary Dam Hutan Mangrove Batu Lumbung, Pemogan, Denpasar, Rabu (20/2/2019).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kadis Perikanan dan Ketahanan Pangan, A.A Bayu Brahmasta, Kadis Pariwisata Kota Denpasar, MA Dezire Mulyani, para peserta lomba serta instansi terkait lainnya.

Seluruh peserta yang merupakan perwakilan SMA/SMK serta kalangan umum atau komunitas tampak antusias untuk berkumpul sejak pagi hari. Ada yang berbeda dengan peserta lomba kali ini yang diikuti oleh pertukaran pelajar asal Jerman, Rudi Hotmann yang saat diwawancarai mengatakan “ Kegiatan seperti ini harus sering dilakukan di Bali karna sangat menyenangkan dan membuat masyarakat semakin peduli dengan sampah plastic untuk melindungi ikan-ikan di laut dan lingkungan sekitar”, ungkapnya.

 “Di sepanjang perjalanan para peserta melaksanakan aksi memungut sampah plastik selama 1 jam. Dengan menggunakan kano, peserta menyusuri mangrove sembari memungut sampah plastik, nantinya sampah plastik atau anorganik yang dikumpulkan peserta akan ditimbang, dan yang terberat akan keluar sebagai juara,” jelas I Wayan Kona selaku ketua panitia lomba susur mangrove.

Dalam lomba ini seluruh peserta berjumlah 110 peserta, terbagi atas 25 tim kategri SMA/SMK dan 30 tim kategori umum. Kadis Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar, A.A Bayu Brahmasta mengatakan bahwa kegiatan ini selain untuk menyambut Hut Kota Denpasar ke-231, juga merupakan ajang untuk mengenalkan lingkungan yang alami kepada generasi muda. Sehingga setelah adanya pengenalan tentu diharapkan juga akan mampu membangkitkan rasa kepedulian masyarakat terhadap lingkungan itu sendiri.

Diharapkan jumlah sampah dalam lomba susur mangrove yang ke-6 kali ini dapat berkurang dari jumlah sampah sebelumnya. (Widya)