Pada tanggal (13/7), Tim Budidaya Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar telah dilaksanakan penebaran benih ikan nila tahap I sebanyak 12.500 ekor pada areal demplot budidaya minapadi seluas 25 are (5 petak). Penebaran benih dilaksanakan secara bertahap. Percontohan budidaya minapadi di Kota Denpasar telah dilaksanakan mulai Tahun 2017 di Subak Anggabaya dan Subak Umadesa, Kelurahan Penatih, Kecamatan Denpasar Timur untuk mendukung Subak Lestari dan Ketahanan Pangan di Kota Denpasar.Pada Tahun 2018, Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar melalui Kegiatan Peningkatan Sarana dan Prasarana Pembudidayaan Ikanmelaksanakan percontohan/demplot budidaya minapadi di Subak Umalayu, Kelurahan Penatih, Kecamatan Denpasar Timurdengan luas areal 0,50ha.
Kota Denpasar memiliki potensi budidaya ikan di sawah seluas 2.005 Ha yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan budidaya minapadi. Budidaya minapadi adalah budidaya terpadu antara budidaya ikan dan padi dalam satu hamparan sawah. Dilihat dari aspek teknis, budidaya minapadi dapat menyuburkan lahan sawah dengan adanya kotoran ikan yang mengandung berbagai unsur hara. Padi yang dihasilkan adalah padi organik yang lebih sehat karena tidak menggunakan pestisida kimia. Secara ekonomis, budidaya minapadi dapat meningkatkan produktivitas lahan sawah karena selain tidak mengurangi hasil padi, juga dapat menghasilkan ikan, sekaligus meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petaniserta mencegah alih fungsi lahan sawah. Budidaya minapadi dapat diusahakan oleh pembudidaya ikan/petani dengan teknologi yang sederhana dan terus berkembang.
Tujuan dilaksanakannya kegiatan demplot budidaya minapadi adalah:
Demplot budidaya minapadi yang dilaksanakan diharapkan dapat berdampak luas terhadap produksi perikanan di Kota Denpasar yang ramah lingkungan dan berkelanjutan serta berdampak terhadappengembangankawasanbudidayademi kesejahteraan masyarakat pembudidaya ikan. (Widya)
09 Februari 2026
17 Agustus 2025
21 Agustus 2025
04 Februari 2026
03 September 2025