Menu

Pembuatan Caren Demplot Budidaya Minapadi di Subak Umadesa

  • Selasa, 18 Juli 2017
  • 1477x Dilihat

Setelah melakukan kegiatan demplot budidaya minapadi di Subak Anggabaya, kegiatan berlanjut hari ini Selasa (18/7) untuk pembuatan caren demplot di Subak Umadesa dengan luas 20 are. Sistem budidaya minapadi yang diterapkan adalah sistem tumpang sari dengan model kolam dalam yaitu model tanam padi jajar legowo yang dilengkapi parit/caren dalam dengan ukuran caren lebar minimal 1 meter dan kedalaman 0,8 – 1 meter(atau sampai tanah paras). Sistem yang sama yang telah dilakukan di Subak Anggabaya.

Pembuatan carendemplot budidaya minapaditerlaksana untuk 10 are, di lokasi petakan I Nyoman Buda dan I Wayan Nuada masing-masing seluas 5 are dengan prosesnya sebagai berikut :

a.         Perbaikan saluran pemasukan dan pengeluaran serta dilengkapi dengan saringan

b.        Pembuatan caren keliling dan caren penampungan (kobakan panen), dengan ukuran caren lebar minimal 1 meter dan kedalaman 0,8 – 1 meter(atau sampai tanah paras).

Fungsi dari pembuatan caren dalam agar dapat menampung air  lebih banyak, sehingga kelangsungan hidup ikan meningkat, tingkat pertumbuhan ikan cepat dan ikan terhindar dari hama burung.

c.         Ketersediaan air (volume air) di dalam caren agar tetap terjaga.

d.        Setelah caren siap, baru dilakukan pengolahan lahan dan penanaman bibit padi.

Ibu Luh Suri Urpini selaku Kepala Bidang Budidaya menjelaskan lagi bahwa Kegiatan demplot budidaya seperti ini perlu dikembangkan karna sangat bermanfaat untuk meningkatkan produksi dan produktifitas budidaya ikan dan padi di lokasi demplot serta dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat atau pembudidaya ikan.

Kegiatan pembuatan  caren demplot budidaya minapadi diharapkan dapat berdampak luas terhadap produksi perikanan di Kota Denpasar yang ramah lingkungan dan berkelanjutan terhadap pengembangan kawasan budidaya demi kesejahteraan masyarakat pembudidaya ikan. (Widya)