Dalam rangka memanfaatkan potensi sumberdaya alam yang ada khususnya terkait dengan pengembangan perikanantangkap maka diupayakan suatu pendekatan melalui Kegiatan Pengembangan Teknologi Perikanan Tangkap dengan mengadakan Pelatihan Penangkapan Ikan Ramah Lingkungan Dengan Alat Tangkap Rawai Dasar Bagi Nelayan Kota Denpasar.
Pelatihan Penangkapan Ikan Ramah Lingkungan Dengan Alat Tangkap Rawai Dasar Bagi Nelayan Kota Denpasardi Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan Banyuwangi dilaksanakannya selama 3 (tiga) hari yaitu dari tanggal 2 Mei sampai dengan 4 Mei 2016.
Pelatihan ini bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan optimalisasi potensi perikanan tangkap di Kota Denpasarserta diharapkan dapat menghasilkan nelayan-nelayan yang mandiri. Pelatihan Penangkapan Ikan Ramah Lingkungan Dengan Alat Tangkap Rawai Dasar Bagi Nelayan Kota Denpasardi Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan Banyuwangi diikuti oleh30 (tiga puluh) orang. perwakilan dari 18 (delapan belas) KUB Tangkap yang ada di Kota Denpasar dan ditambah dari Pengurus Forum KUB Perikanan Tangkap Krama Bendega Bintang Laut Kota Denpasar.
Proses pelatihan yang dilaksanakan meliputi kegiatan Praktek Pembuatan Rawai Dasar, Praktek Penangkapan Ikan dengan Rawai yang sudah dibuat dengan langsung turun ke laut, terakhir peserta kembali ke kapal latih dan Penutupan Pelatihan. Dalam proses rekontruksi rawai dasar tradisional tidak banyak mengalami perubahan, hanya penggunaan bahan sudah banyak mengalami pergantian. Beberapa bagian alat tangkap yang digunakan adalah sebagai berikut : tali selambar, pelampung, tali pelampung, tali utama, tali cabang, tali pemberat, pemberat, tali jangkar, dan jangkar.
Dengan dilaksanakannya Pelatihan Penangkapan Ikan Ramah Lingkungan Dengan Alat Tangkap Rawai Dasar Rawai Dasar Rawai Dasar Bagi Nelayan Kota Denpasar pada Kegiatan Pengembangan Teknologi Perikanan Tangkap, pengtahuan peserta pelatihan meningkat tentang pemahaman alat tangkap khususnya rawai dasar, mulai dari bagaimana merencanakan, membuat atau merealisasikan serta mempraktekkan langsung rawai dasar yang telah dibuat.
Dengan meningkatnya pengetahuan nelayan dibidang pembuatan dan pengoperasian alat tangkap Rawai Dasar, diharapkan semakin meningkatkan semangat kerja nelayan dalam peningkatan produksi hasil tangkap.
Untuk lebih meningkatkan produktivitas nelayan di Kota Denpasar, kami berharap Pemerintah Kota tetap menganggarkan kegiatan serupa dengan materi yang menyesuaikan dengan kebutuhan nelayan dilapangan. (Widya)
09 Februari 2026
17 Agustus 2025
21 Agustus 2025
04 Februari 2026
03 September 2025