Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar menyelenggarakan lomba susur mangrove yang diselenggarakan pada hari Jumat (10/2). di Estuari Dam, Desa Pemogan, Kecamatan Denpasar Selatan. Lomba susur mangrove sembari memungut sampah ini diikuti oleh para nelayan yang tergabung dalam kelompok usaha bersama Segara Guna Batu Lumbang, Pokmaswas Mina Werdhi Batu Lumbang Kota Denpasar, kalangan masyarakat umum, dan para siswa menengah atas di Kota Denpasar.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar, A.A. Bayu Brahmasta menjelaskan bahwa dengan mengadakan lomba susur mangrove sembari mengumpulkan sampah plastik ini serangkaian acara dalam rangka menyambut Hut Kota Denpasar ke-229, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengenalkan dan menumbuhkan kecintaan anak-anak sekolah dan masyarakat tentang pentingnya mangrove bagi kehidupan masyarakat terutama bagi mereka yang tinggal di pesisir. Selain itu juga untuk menggugah kesadaran semua pihak dalam menjaga, memelihara, dan memotivasi masyarakat agar membiasakan hidup bersih dengan tidak membuang sampah keperairan umum seperti sungai serta turut menjaga kelestarian hutan mangrove itu sendiri. "Kegiatan seperti ini sudah sering dilaksanakan setiap tahunnya, dimana kegiatan ini yang utamanya adalah bagaimana masyarakat ikut menjaga kebersihan lingkungan. Kebersihan di mangrove ini tidak terlepas dari kebersihan di hulu, kalau dihulu bersih di mangrove pasti bersih, dan begitupun sebaliknya jika kotor maka kelestarian mangrove ini akan terganggu yang disebabkan oleh sampah," jelas Bapak Bayu Brahmasta. Untuk itu pihaknya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut menjaga kelestarian mangrove.
Lomba Susur Mangrove ini dibedakan menjadi 2 kategori yaitu kelompok masyarakat umum dan Siswa Sekolah. 1 Tim terdiri dari 2 orang. Mekanisme perlombaan dengan melakukan penyusuran di mangrove dengan memunguti sampah organic selama 1 jam. Tim yang mendapatkan paling banyak sampah organic dinyatakan sebagai tim yang menang.
Hasil perlombaan didapati hasil Kategori Masyarakat Umum atas nama I Made Sudiasa Glogor Carik dengan berat sampah yang diperoleh sebanyak 214 kg dan untuk Kategori Siswa Sekolah dijuarai oleh SMAN 6 Kota Denpasar dengan berat sampah sebanyak 51.5 kg. Juara 1 memperoleh hadiah uang tunai sebesar Rp 3.000.000,- dengan potongan pajak sebesar 15 persen .
Dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan para peserta termotivasi untuk menjaga kebersihan lingkungan dan melestarikan hutan mangrove dengan baik. Dan diharapkan melalui kegiatan ini dapat selalu membawa dampak positif bagi masyarakat untuk semakin mencintai alam dan menjaganya. (Widya)
09 Februari 2026
17 Agustus 2025
21 Agustus 2025
04 Februari 2026
03 September 2025