Kegiatan Susur Mangrove, Selasa (25/2) diselenggarakan Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar, telah cukup berhasil untuk menggalakkan upaya pelestarian. Pada ajang tersebut peserta lomba susur mangrove mengitari kawasan Taman Hutan Raya (Tahura). Mereka berlomba mengumpulkan sampah-sampah yang bergelimpangan ditengah muara. Tidak saja sampah plastik dan sampah kiriman, namun sampah rumah tangga pun turut tertimbun dimuara itu. Ada limbah kasur, matras plastik, hingga limbah industri.
Sampah-sampah itu pun diangkut ke atas Kano yang dikendalikan oleh dua orang. Aksi susur mangrove itu pun disambut antusias peserta. Karena sangat bersemangat ingin memenangkan hadiah uang tunai senilai Rp 5 juta lebih, peserta memungut sampah sampai ke dalam hutan bakau. Dari gerakan susur mangrove itu berhasil menaikkan sampah dari miara sebanyak 1,7 ton. Jumlah ini mengalami penurunan dibanding sebelumnya yang mencapai angka 1,9 ton.
Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar A.A.G. Bayu Brahmasta mengatakan, kegiatan ini merupakan yang ketujuh kalinya. Kegiatan ini juga salah satu upaya pelestarian terhadap kawasan mangrove serta habitat pantai. Sebelumnya, sampah-sampah yang diangkut dari kawasan mangrove itu sampai 10 ton. Namun kini diakui sudah mengalami penurunan. Hutan bakau di Kawasan Mangrove Batu Lumbang ini sudah tergolong bersih. "Indikatornya adalah, kalau kawasannya bersih pasti ada burung. Jika ada burung maka Ada ikan. Kalau ada ikan maka airnya pasti bersih. Begitu logikanya. Sekarang kan sedikit-sedikit sudah mulai begitu. Jadi sudah tidak sekotor dulu lagi," kata beliau.
Disisi lain, salah satu peserta Susur Pantai I Gusti Ngurah Agung Kresna Nada dari Komunitas Satu Jam Saja mengatakan, melalui kegiatan ini masyarakat jadi lebih peduli terhadap lingkungan. Ia pun mengatakan permasalahan sampah harus diselesaikan dari hulu. "Sangat bagus sekali. Kegiatan ini harus dikoordinir dari hulu. Karena permasalahan sampah itu sangat pelik. Jadi dengan gerakan-gerakan seperti ini dapat lebih menggugah kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah KE laut," ungkapnya. (widya)
09 Februari 2026
17 Agustus 2025
21 Agustus 2025
04 Februari 2026
03 September 2025