Menu

Empat Kegiatan Tim Kesehatan Hewan Memberantas Penyakit Hewan dan Menjaga Keasuhan Hasil Ternak

  • Kamis, 22 Januari 2015
  • 876x Dilihat

Kamis,22 Januari 2015 Tim Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan Kota Denpasar turun kelapangan guna melakukan berbagai kegiatan yaitu Pemeriksaan daging ulang di Pasar Tradisional, Pemeriksaan Pemotongan Unggas, Pengambilan sample daging, dan Spraying Unggas. Tim Kesehatan Hewan yang terdiri dari Kepala Bidang Kesehatan Hewan Ibu Luh Suri Urpini, Para Kepala Seksi, serta staff Bidang Kesmavet.

Kegiatan pertama yang dilakukan yaitu Pemeriksaan daging ulang di Pasar Tradisional. Pasar yang dipilih yaitu Pasar Yadnya. Kegiatan ini dilakukan untuk menjamin ketentraman batin masyarakat untuk mengkonsumsi daging yang ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal). Berbagai daging hasil ternak di periksa dengan baik oleh Tim Kesehatan Hewan DPPK. Hasil pemeriksaan daging ulang secara organoleptik terbukti sehat, dan tidak mengandung formalin.

Kedua, dilakukan Kegiatan Pemeriksaan di tempat Pemotongan Unggas Sari Daging yang bertempat di Renon. Pemeriksaan dilakukan mulai dari proses pemotongan hingga proses setelah pemotongan selesai. Apakah proses pemotongan sudah higienis, dan ternak yang dipotong tidak mengidap penyakit hewan. Sesuai dengan kriteria pemeriksaan menunjukkan bahwa pemotongan unggas Sari Daging bebas dari penyakit hewan.

Pengambilan sample daging di Pasar Badung merupakan kegiatan selanjutnya yang dilakukan oleh Tim Kesehatan Hewan. Para Tim Kesehatan Hewan mengambil sample daging di Pasar Badung untuk mengetahui kesehatan dan kecemaran bakteri ecoli dan colli POM dan dibawa ke laboratorium BBVet. Hasil pengambilan sample keluar seminggu setelah pengambilan sample daging.

Dan yang terakhir dilakukan yaitu Spraying Unggas di Pasar Badung. Kegiatan ini memang rutin dilakukan untuk pencegahan penyakit flu burung pada unggas. Agar daging unggas juga terjaga kehigienisannya dan juga senantiasa sehat. Karena penyakit flu burung berbahaya bagi manusia, sehingga lebih baik mencegah bersama daripada mengobati.

Dari sekian kegiatan yang dilakukan oleh tim kesehatan hewan seluruhnya dilakukan guna menjaga kesehatan masyarakat dalam mengkonsumsi daging ternak yang beredar dipasaran. Sehingga masyarakat tetap bisa mengkonsumsi daging yang ASUH selain itu juga terhindar dari penyakit hewan yang dapat menular. (Widya)