Guna meningkatkan hasil peternakan di wilayah Kota Denpasar, Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan Kota Denpasar melaksanakan kerjasama atau Memorandung of Understanding (MOU) dengan PT Berdikari (Persero) yang dilaksanakan di Warung Bendega, Sabtu (30/5). Penanda tangan MOU dilaksanakan oleh Kepala Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan Kota Denpasar Ir. AA G Bayu Brahmasta M.MA dan Direktur Utama PT Berdikari Persero Librato El Arif yang disaksikan oleh Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Ir Syukur Dewantoro. MBA serta Asisten II Setda Kota Denpasar Ir Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta W.MT.
Kepala Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan Kota Denpasar Ir. A.A.G Bayu Brahmasta M.MA menjelaskan bahwa “Kerjasama ini dilatarbelakangi permintaan daging beku yang cukup tinggi di Bali. Sehingga diharapkan dengan adanya kerja sama yang terjalin ini dapat meningkatkan produksi daging beku sehingga pengiriman sapi ke luar daerah Bali dapat dikurangi dan diganti dengan pengiriman dalam bentuk daging beku,” jelas beliau. Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan Kota Denpasar bekerjasama dengan PT Berdikari (Persero) agar Rumah Potong Hewan (RPH) Pesanggaran Denpasar memiliki fasilitas untuk memproduksi daging beku, serta juga diperlukan pemasaran yang kuat agar kedepannya produk daging beku yang dihasilkan dapat didistribusikan di seluruh Bali maupun di seluruh Indonesia. Kegiatan ini juga guna mendukung kegiatan pemerintah dalam meningkatkan Swasembada Daging agar mengurangi impor daging yang masih terjadi di negeri ini.
Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Ir Syukur Dewantoro. MBA mengatakan bahwa beliau mengharapkan Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Denpasar dapat menghasilkan daging beku yang ASUH (Aman,Sehat,Utuh, dan Halal) , sehingga mengurangi ketergantungan daging import yang dibutuhkan oleh seluruh masyarakat dari berbagai kalangan. Jika RPH Kota Denpasar dapat mengalami peningkatan produksi maka diharapkan RPH di seluruh Bali juga mengalami peningkatan sehingga tidak perlu mengimport daging untuk dapat dikonsumsi oleh masyarakat.
Pemasaran daging beku ini juga ditujukan kepada hotel dan restaurant dimana pihak mereka juga mengacu pada peraturan pemerintah provinsi bahwa diharapkan penggunaan daging local sebagai bahan utama penyediaan daging. Sehingga dapat dibuktikan bahwa pengolahan dan pemasaran daging juga sangat dibutuhkan di bidang pariwisata.
Dengan kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan harga dari hasil peternakan di Kota Denpasar serta dapat mendistribusikan daging beku hasil olahan ternak tersebut ke seluruh Indonesia. Dengan begitu akan lebih mudah masyarakat mendapatkan dan mengkonsumsi daging yang ASUH. (Widya)
09 Februari 2026
17 Agustus 2025
21 Agustus 2025
03 September 2025
04 Februari 2026