Menu

DPKP Denpasar Hadirkan Kegiatan Kids Education Bersama Ratusan Siswa SD

  • Selasa, 03 Juli 2018
  • 603x Dilihat

Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar kembali menghadirkan Kegiatan Pendampingan Akses IPTEK dan Informasi Nelayan melalui Kids Education (Bermain Sambil Belajar, Peduli Pesisir dan Ekosistem Laut). Kids Education berlangsung di kawasan Dream Island Pantai Mertasari pada Selasa (3/7) yang sedikitnya diikuti oleh 100 orang siswa SD.

Kids Educationini menjadi wadah/wahana bagi generasi muda (anak-anak) dan masyarakat pada umumnya untuk belajar (to learn), meningkatkan keterampilan (to improve capacity), berbagi pengalaman (to share experience), sekaligus mempraktikkan (to act) secara langsung kegiatan pelestarian ekosistem pesisir, penanggulangan pencemaran pesisir, mitigasi bencana, dan adaptasi terhadap perubahan iklim.

Dalam kesempatan tersebut Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar, Ny. Selly Dharmawijaya Mantra, Kadis Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar, A.A.G. Bayu Brahmasta juga mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Kadis Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar, A.A.G Bayu Brahmasta didampingi Sekretaris DPKP, I Gusti Ayu Ngurah Raini saat diwawancarai disela pelaksanaan kegiatan mengatakan bahwa Kota Denpasar memiliki potensi sumberdaya perikanan yang masih dapat dikembangkan. Seperti halnya sumber daya perikanan tangkap dan perikanan budidaya. Sehingga diperlukan upaya maksimal untuk tetap mengembangkan potensi tersebut sebagai upaya dalam meningkatkan pendapatan nelayan yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat.

"Dari kegiatan ini diharapkan  anak-anak yang sudah sejak dini mendapat pemahaman dapat mengimplementasikan dengan ikut menjaga lingkungan laut dengan tetap menjaga kebersihan dan mengurangi sampah dengan memanfaatkan sebagai barang yang lebih berguna,” ujar Plt. Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan Kecil, AA Putri Citrawati.

Kids Education ini merupakan salah satu kegiatan menyenangkan dalam rangka mengisi libur sekolah di Kota Denpasar. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu memberikan edukasi pada anak-anak dan masyarakat tentang pentingnya menjaga pesisir dan ekosistem laut, memperkenalkan kepada anak sejak dini tentang lingkungan pesisir bagaimana potensi dan manfaatnya. Kegiatan yang dilaksanakan diantaranya penanaman mangrove, bersih pantai, lepas tukik ke laut lepas, penebaran benih ikan laut, pemilahan sampah organic dan non organic dan membuat serta melukis kerajinan dari sampah yang didaur ulang.

 

Seluruh siswa dan para orangtua yang mengantar sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Terbukti dari membludaknya peserta yang ikut kegiatan ini. Dari peserta awal sebanyak 100 siswa menjadi 150an siswa yang mengikuti kegiatan ini. Diharapkan kedepannya dapat menghadirkan kegiatan serupa dengan berbagai kegiatan yang lebih seru dan diminati anak-anak untuk belajar dan bermain. Dan juga diharapkan agar apa yang telah dilakukan saat kegiatan Kids Education dipraktekkan dalam kegiatan sehari-hari.(widya)